Selamat datang di Blogku

Just another WordPress.com weblog

Manakah yang Baik : Tuang Air Panas Dulu atau Air Dingin Dulu? Maret 26, 2010

Filed under: pengalaman,tips — revinovan @ 3:55 pm
Tags: , ,

Suatu ketika, saat sedang ingin menyeduh segelas susu, tiba-tiba uncul pertanyaan iseng dari pikiranku ini. bagaimana cara yag terbaik menyeduh susu? Saat pertanyaan itu muncul, memang aku masih belum tahu jawabannya. Tapi, karena terus penasaran dengan jawabannya, pertanyaan itu masih terus kusimpan karena aku yakin, pasti suatu saat akan terjawab (dan sampai sekarang, cara itu masih kupakai dan terbukti memang tetap berhasil menjawab semua pertannyaanku) seiring waktu berjalan.

Saat SMA, saat sedang sibuk-sibuknya belajar pelajaranku sehari-hari, tiba-tiba aku teringat dengan pertanyaan yang dulu pernah terlintas di pikiranku. Saat belajar Biologi, yaitu waktu pembahasannya mengenai enzim. Enzim terbuat dari protein khusus, yang hanya dapat bekerja pada suhu-suhu tertentu. Suhu maksimalnya adalah sekitar 60 derajat, dan suhu optimalnya adalah pada kisaran suhu 38 derajat. Hm… begitu. Pikirku.

Memang pada saat itu aku masih belum sadar bahwa penjelasan barusan sudah menjawab pertanyaanku itu.

Kemudian, seperti biasa, aku minum segelas susu. Kurebus air hingga mendidih, kumasukkan susunya ke dalam gelas, kutuangkan air panas itu. Tapi, sebentar. Pikiranku bekerja otomatis untuk mengolah data. Setelah seperjutaan detik, aku menyadari beberapa hal.

Susu terbuat dari protein. Di dalamnya terdapat bermacam-macam jenis protein yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Didalamnya juga terdapat enzim enzim pertumbuhan, antibody. Seperti yang telah aku katakana sebelumnya, protein  mudah terpecah pada suhu-suhu tertentu (60 derajat). Aku juga membaca cara penyajiannya, tuangkan air hangat hangat kuku (maksudnya air hangat yang tidak terasa panas di kuku, yaitu sekitar 38 derajat, suhu optimal kerja enzim. Subhanalloh!). maka, sepersejuta detik kemudian aku merubah caraku menyeduh susu. Hehe.

Pertama, aku tuangkan air panas, lalu sedikit demi sedikit, air dingin kumasukkan sampai hangat dan siap diminum. Namun, cara itu kini kuubah menjadi :

Masukkan air dingin, aduk sampai rata, lalu mulai masukkan air panas sampai hangat. Jika kurang, tambahkan air dingin dulu baru air panasnya. Sekian. Mudahkan?

Dengan cara itu, ada beberapa keuntungannya :

  1. Protein susu (karena susu asli adalah 100% protein) tidak rusak. Istilah kerennya adalah denaturasi. Kalau diterjemahkan secara kasar, proteinnya lumer. Sayangkan, kalau kita beli susu tetapi tidak dapat gizinya?
  2. Gelas tidak mudah pecah. Pasti, karena ia tidak langsung ‘berhadapan’ dengan air panas, sehingga awet.
  3. Diaduk dulu agar panasnya cepat merata. Sehingga protein tidak rusak, gelas juga tidak pecah.

Sekian.

menuangkan

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.