Kalimat ini berasal dari hadist Rasululloh SAW. yang selalu memberikan harapan (hope) kepada umat manusia untuk selalu mencari penyembuh penyakit yang muncul di dunia ini yang belum ada obatnya. Hadist ini sangat cocok dengan sebuah ayat Al Quran yang berbunyi:
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”
(QS. ‘Ali Imron 191)
Nah sekarang, mungkin yang akan saya nyatakan ini akan sangat berbeda. Bukan berarti saya menyalahi Al Quran atau hadist yang telah saya tampilkan di atas. Tapi, mohon simak dan renungilah. Lalu, lakukan sesuatu agar yang nanti akan saya katakan ini tidak terjadi !Banyak obat ditemukan secara sengaja ataupun tidak sengaja dari alam ini. Contoh yang terkenal adalah jamur Penisilium yang ditemukan oleh Alexader Flemming secara kebetulan di laboratoriumnya. Jamur ini diketahui sebagai antibiotic karena dapat menghambat pertumbuhan bahan penelitiannya dalam cawan petri. Hal ini adalah penemuan yang luar biasa.
Itu hanya salah satu dari makhluk hidup yang diciptakan tidak sia-sia oleh Allah kepada kita. kita dapat mengatakan tidak sia-sia adalah karena sesuatu itu bermanfaat bukan? Bagaimana jika kita belum menemukan sesuatu yang bermanfaat darinya, lalu kita dengan seenaknya saja ‘membuangnya’? apakah itu benar menurut Anda?
Terdapat banyak sekali bukti bahwa sudah berpuluh-puluh, bahkan beratus-ratus species di alam yang telah punah karena tangan-tangan manusia. Species-species itu di rusak dan menjadi punah (tidak ada lagi) karena dianggap tidak berguna. Inilah salah satu penjelasan salah satu ayat Al Quran :
“Telah Nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).”
(QS. Ar-Rum : 41)
“… dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”
(QS. Al Qashash :77)
Padahal Allah SWT. sendiri telah melarang kita sebagai khalifah di muka bumi ini(QS. Al Baqarah 30) untuk membuat kerusakan, untuk seenaknya memusnahkan alam. Hanya Allah yang memiliki hak untuk itu. Kita tidak berhak. Hak kita adalah untuk merawat alam, mencari manfaat alam ini, namun tidak dengan merusaknya secara semena-mena.
Lalu, sekarang pertanyaannya? Apakah semua penyakit di dunia ini sudah pasti dapat disembuhkan? Contohnya AIDS yang selama puluhan tahun menjangkiti jutaan warga di dunia. Apakah ia akan ada obatnya? Apakah suatu saat ada yang menemukan obatnya? Mungkin saja obat dari AIDS sudah punah sejak puluhan tahun lalu karena sifat kita yang serakah. Species penyembuhnya sudah lama punah. Dan apa yang bisa kita lakukan sekarang? Jangan sombong dan serakah di muka bumi ini.
Wallahu a’lam bishowab.
sebenarnya dalam sholat terkandung kesembuhan