Selamat datang di Blogku

Just another WordPress.com weblog

Membedakan Telur yang Baik dan Telur yang Busuk Februari 24, 2010

Filed under: pengalaman,tips — revinovan @ 4:34 pm
Tags: ,

Ini pengalamanku saat aku mengikuti magang di KIIC (Karawang International Industrial City). Saat di sana, menu makan kami bersembilan sehari-hari tidak jauh dari mie instan dan telur. Memang tidak sehat. Tapi, harus bagaimana lagi? Di sana jarang sekali ada warung makan. Kalaupun ada, sering harganya mahal dan jaraknya jauh pula. Jadi, kami harus ikhlas menjalaninya.

Suatu ketika, saat giliran masak (merebus telur dan menanak nasi. Mie dimasak sendiri-sendiri), saya dapat tugas merebus telur. Maka, sebelum merebusnya, pastinya telur harus dicuci karena telur yang kami dapat berasal dari peternakannya langsung (dapat dibayangkan bagaimana permukaannya). Ku gosok menggunakan sikat sampai warna dan permukaan asli telurnya muncul. Namun, ada salah satu dari telur yang ketika aku genggam dengan kekuatan biasa, pecah. Otomatis aku kaget. Dan baunya, busuk sekali. Tanganku yang terkenapun butuh beberapa kali dicuci dengan sabun agar bau busuknya hilang. Dan bagian dalam telur itu sudah tidak sempurna. Artinya tidak lagi berbentuk putih telur, dan kuning telur. Namun sudah bercampur dengan cairan lain.

Dari sana, saya ingin share bagaimana caranya membedakan telur bagus, dan yang sudah busuk/tidak baik untuk dikonsumsi.
1. Lihat permukaannya. Cek apakah ada yang retak atau hampir pecah. karena telur yang sudah retak/ pecah akan mudah terinfeksi bakteri dari luar.
Juga cek, apakah permukaan kulitnya masih terbungkus kotoran induknya. Karena dengan itu, permukaan telur tertutupi sempurna sehingga bakteri tidak bisa masuk (nah, lo bingung). Jangan sekali-kali mencuci bersih (kecuali jika ingin diletakkan di kulkas) kulit telur jika tidak hendak diolah.
2.K etuk-ketuk permukaannya. Biasanya suara telur yang sudah busuk akan berbunyi lebih nyaring karena adanya udara di dalam telur.
3. Uji telur dengan cara pegang telur menggunakan jari telunjuk di bagian ujung atas (lebih lancip) dan jempol di bagian bawah. Tekan cukup kuat. Jika telur pecah, maka telur itu sudah atau dalam proses pembusukan. Pecahnya karena telur sudah terisi udara sehingga tekanan luar tidak menyebar merata ke dalam telur.
4. Cium. Bau telur busuk yang masih mentah bahkan yang sudah matang akan berbeda dengan yang masih sehat. Yang busuk lebih anyir, dan berbau lebih menyengat. Cium di bagian putih telurnya (untuk yang matang). Karena pembusukan oleh bakteri dimulai dari luar ke dalam, khan?
5. Apakah ada semut di sekelilingnya? Jika ada (biasanya semut kecil hitam pemakan bangkai), maka harus waspada. Mungkin saja telur itu sudah busuk. Tapi harus teliti. Karena terkadang semut hanya menginginkan apa yang di permukaannya saja (lapisan kotoran). Maka, selalu jaga agar telur selalu dalam keadaan kering agar dapat menghindari hal-hal tersebut.
6. Terakhir, tanyakan pada penjualnya tentang riwayat telurnya. Bisa kapan dikeluarkan oleh induknya, sudah dapat perlakuan apa saja, dll.

Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.